Beranda Buah Bibir Film Dokumenter Planet 50-50 Raih Penghargaan di AS dan Eropa

Film Dokumenter Planet 50-50 Raih Penghargaan di AS dan Eropa

179
0
BERBAGI
Sutradara perempuan muda Natasha Dematra (kebaya merah) raih penghargaan di AS dan Eropa. Foto: Ist.

Jakarta, theatersatu.com: Natasha Dematra, sutradara perempuan termuda di dunia meraih dua penghargaan di AS dan Eropa. Lewat film dokumenter PLANET 50-50 Natasha meraih penghargaan dari dua festival berskala internasional; Accolade Global Film Competition dan European Cinematography Awards.

Accolade Global Film Competition merupakan festival internasional yang telah berlansung selama 15 tahun. Festival ini berada di AS dan memberikan penghargaan Award of Recognition dalam kategori sineas wanita berprestasi. Tahun ini, bersama dengan penghargaan yang diterima Natasha, sineas pemenang Oscar dan Palme d’or; Volker Schlöndorff, aktor pemenang Oscar Jeff Bridges, aktris Bollywood Kareena Kapoor, peraih Emmy Awards; Tate Donovan, peraih nominasi BAFTA Robert Sheehan ikut meraih penghargaan di festival ini. PLANET 50-50 menjadi satu-satunya film asal Indonesia yang meraih penghargaan bergengsi tersebut.

Film dokumenter berjudul PLANET 50-50 sendiri merupakan kampanye feminisme dan dukungan penuh kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa yang meluncurkan gerakan PLANET 50-50 by 2030: Step It Up for Gender Equality. Dimana pada tahun 2030 kesetaraan gender akan tercapai dan kekerasan kepada hak-hak wanita tidak akan terulang lagi. Film ini ujar Natasha, tercipta atas panggilannya karena melihat fakta bahwa di zaman modern seperti ini, masih banyak orang yang percaya bahwa wanita merupakan mahluk hidup yang harus berada dibawah laki-laki dan tidak memiliki kesempatan yang sama. Film ini mengambil isu hak-hak wanita seperti; sunat perempuan, pernikahan anak, kekerasan kepada perempuan dan lain-lain.

“Saya berharap lewat film ini akan banyak individu yang terbuka matanya akan kesetaraan gender dan mulai melihat bahwa perempuan merupakan individu yang memiliki kesempatan yang sama dengan pria dan dapat mengispirasi seluruh generasi terutama generasi muda dan generasi mendatang untuk mengajari anak, adik, dan sesama mereka akan dunia yang setara untuk kita semua,” ucap gadis yang telah menerima lebih dari 150 penghargaan tersebut.

“Saya sangat senang penghargaan ini diterima bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni ini. Sebagaimana kita ketahui sila ke 2 dan sila ke 5 sangat berkaitan erat dengan kemanusiaan yang adil dan beradab, dan keadilan sosial. Tentu saja kalau kita berbicara tentang kemanusiaan dan keadilan maka isu kesetaraan gender terkait erat. Para pendiri Bangsa ini benar-benar memilki visi jauh ke depan melampaui zamannya. Dengan penghargaan ini, saya harap PLANET 50-50 dapat tercapai,” tambah gadis yang telah meraih berbagai penghargaan kemanusiaan dari institusi internasional tersebut.

Disamping penghargaan di AS, European Cinematography Awards yang berada di Eropa memilih film PLANET 50-50 masuk dalam festival bergengsi tersebut. Film PLANET 50-50 sendiri pertama kali diluncurkan pada Hari Kartini di Taman Mini Indonesia Indah di Anjungan Kalimantan Timur dan diluncurkan langsung oleh Raja dan Ratu Nusantara serta duta besar dari 6 negara. (ibra)

Leave a Reply

Be the First to Comment!

avatar
  Subscribe  
Notify of