Beranda Film Film Mata Dewa, Bukan Hanya Tontonan Untuk Anak Basket Saja

Film Mata Dewa, Bukan Hanya Tontonan Untuk Anak Basket Saja

318
0
BERBAGI
Adegan film Mata Dewa. Foto: ist.
Prescon film Mata Dewa. Foto: Dudut Suhendra Putra.

Jakarta, theatersatu.com: Menggali sebuah kisah untuk difilmkan bisa terinspirasi dari mana saja. Kali ini Sinema Imaji, bekerjasama dengan DBL Indonesia, dan Shanaya Films, yang diinpirasi dari kisah nyata mimpi seorang atlet basket ke layar lebar. Judulnya Mata Dewa.

Judul Mata Dewa bukan diambil dari satu lagu yang dilantunkan penyanyi beken Iwan Fals. Semua tak ada hubungannya ke lagu tersebut. Ya, seperti yang dituturkan ditengah kisah, saat Dewa yang tengah latihan basket, tiba-tiba sahabatnya Bunga (Agatha Chelsea) yang merangkap jadi reporter sekolah, laptopnya dicuri orang. Dewa berusaha mengejar si pencuri tapi naas kepalanya dipukul pencuri pakai batu bata. Akibatnya satu matanya rusak permanen. Di tengah rasa frustasi ingin mengejar mimpi bersama tim basketnya, Dewa dinasehati tetangganya (Ariyo Wahab) yang juga mantan atlet Tinju, agar tidak putus asa dalam mengejar mimpi. “Bergeraklah pakai hati.”

Film yang mengambil lokasi shooting di Surabaya dan Jakarta ini, mengajarkan banyak nilai postif, seperti kebersamaan, kerja keras, cinta dan semangat. “Film Mata Dewa tidak hanya untuk anak basket saja. Tapi, juga untuk penonton remaja umumnya dan dapat dinikmati bersama. Dari film ini diharapkan para remaja Indonesia, bisa terus mewujudkan cita-citanya walaupun rintangan berat harus dihadapi. Itu juga diajarkan dalam pertandingan basket,” kata Avesina Soebli, Produser.

Sayang penggarapan kisahnya agak lambat dan gregetnya kurang tajam, hingga agak membosankan saat menyaksikannya. Beruntung kejenuhan bisa terobati dengan kelucuan omnya Dewa yang dilakoni bintang komedian, Dodit Mulyanto.

Mata Dewa yang akan tayang di bioskop mulai 8 Maret 2018 ini, kisah ringkasnya diawali dengan kehadiran siswa SMA dan pemain basket bernama Dewa (Kenny Austin) ingin membawa sekolahnya, SMA Wijaya, menjadi juara DBL untuk yang pertama kalinya. Dewa dan timnya dibantu oleh coach Miko (Nino Fernandez) untuk dapat menjuarai kompetisi tersebut.

Bumi (Brandon Salim) sebagai koordinator supporter berada di tribun penonton untuk memimpin dukungan teman-teman sekolahnya. Bening (Agatha Chelsea) sebagai jurnalis SMA Wijaya aktif mengikuti perjalanan tim basket SMA Wijaya. Sehingga Dewa yang semula angkuh pun hatinya luluh.

Petaka menimpa Dewa, saat menolong Bening dari penjambretan, mata kirinya dihajar preman yang mengakibatkan satu matanya tidak dapat berfungsi dengan baik sehingga menghambat sebagai pemain basket tentunya. Dewa patah arang dan seorang mantan petinju kawakan (Ariyo Wahab) yang tinggal di seberang rumah susun pamannya (Dodit Mulyanto), membantu Dewa dari keterpurukan.

Judul Film : Mata Dewa, Jenis Film : Drama, Sport, Produser : Avesina Soebli, Sutradara : Andibachtiar Yusuf, Penulis : Andibachtiar Yusuf, Oka Aurora, Produksi : Sinema Imaji, DBL Indonesia, Shanaya Films, Pemain: Kenny Austin, Agatha Chelsea, Brandon Salim, Valerie Tifanka, Nino Fernandez, Ariyo Wahab, Dodit Mulyanto.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

avatar
  Subscribe  
Notify of