Film Ziarah Bawa Pulang 2 Penghargaan di AIFFA 2017

Film Ziarah Bawa Pulang 2 Penghargaan di AIFFA 2017

127
0
BERBAGI
Poster film Ziarah, Foto: ist.
Produser Film Ziarah  BW Purba Negara Bangga Rebut dua Penghargaan. Foto: ist.
Produser Film Ziarah BW Purba Negara Bangga Rebut dua Penghargaan. Foto: ist.

Yogyakarta, theatersatu.com: Film Ziarah berhasil membawa pulang 2 penghargaan dalam ajang ASEAN International Film Festival and Awards (AIFFA) di Kuching, Serawak, Malaysia untuk 2 kategori Best Screenplay dan Special Jury Award. Malam penganugerahan AIFFA berlangsung malam tadi di Pullman Hotel, 1A Jalan Mathies, Kuching Serawak, Malaysia (6/5/17).

Ziarah bersaing dengan 4 film dari negara lain dalam kategori Best Screenplay, diantaranya Solo, Solitude (Indonesia), Laut (Philippines), Imbisibol (Philippines), The Way Station (Vietnam). BW Purba Negara selaku produser, sutradara sekaligus penulis skenario Ziarah merasa senang sekali filmnya mendapatkan apresiasi skenario terbaik di ajang AIFFA ini.

Dalam kategori Special Jury Award, tidak hanya Ziarah yang mendapatkan penghargaan khusus dewan juri AIFFA. Menjadi suatu kebanggan tersendiri Ziarah bersama Solo, Solitude (Yosep Anggi Noen, Indonesia) terpilih mendapatkan penghargaan ini. Penghargaan ini diberikan kepada Ziarah untuk penampilan mbah Ponco Sutiyem yang luar biasa, ungkap dewan juri.

“Film ini dikerjakan dengan semangat kolaboratif bersama kawan – kawan di Indonesia, khususnya di Gunung Kidul dan Yogyakarta. Penghargaan ini tentunya saya berikan juga untuk seluruh pemain dan kru yang sudah turut membantu memproduksi film ini. Semoga prestasi ini bisa menginpirasi teman – teman komunitas film di seluruh Indonesia untuk meraih prestasi – prestasi yang lebih gemilang lagi di masa yang akan datang”, ungkap BW Purba Negara sesaat setelah menerima kedua penghargaan tersebut

Kategori Best Film dalam ajang AIFFA 2017 diraih oleh The Way Station (Vietnam), Kategori Best Director dimenangkan oleh Luisitio Ignacio (Area, Filipina), dan Kategori Best Actress oleh Al-Al Delas Allas (Area/Filipina).

Film Ziarah bercerita tentang perjalanan mbah Sri, seorang nenek berusia 95 tahun, yang mencari makam suaminya yang hilang pada zaman Agresi Militer Belanda ke-2. Dengan tujuan sederhana, bahwa ia ingin dimakamkan di samping makam suaminya. Bagi pecinta film Indonesia, Ziarah bisa disaksikan di bioskop nasional  mulai 18 Mei 2017.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY