Beranda Buah Bibir Iin Hermayani diikuti Ratu Siluman Laut

Iin Hermayani diikuti Ratu Siluman Laut

120
0
BERBAGI
Artis cantik Iin Hermayani tengah diobati oleh Panglima langit dan Ratna Listy dari gangguan mahluk halus. Foto: Ibra.
Iin Hermayani, bidan cantik yang rela main jadi siluman. Foto: ist.

Jakarta, theatersatu.com: Memerankan tokoh Siluman Laut di film bergenre horor adventure, dengan judul 11:11 Apa Yang Kau Lihat? bagi model cantik Iin Hermayani bukan perkara mudah. Pasalnya pengorbanan yang harus dilakukan Iin bisa dibilang mahal. Betapa tidak, saat adegan selesai dilakukan di sebuah pulau di Lampung, Iin sempat mengalami kesurupan.

Konon kabarnya kemasukan mahluk halus siluman laut sungguhan. Beruntung Iin sempat ditolong orang pintar dan tak beberapa lama kembali sadarkan diri, karena siluman bisa diusir dari tubuhnya. Putri Pariwisata Lampung ini pun, akhirnya bisa menjalankan aktifitasnya kembali dalam film tersebut.

Sekitar sebulan kemudian, kemarin ketika Iin menyambangi kantor Layar Production di kawasan Selipi Jakarta barat, saat dipertemukan dengan Panglima Langit dan artis cantik Ratna Listy, tanpa diduga mahluk halus tersebut masih mengikuti Iin. Hal ini diungkapkan langsung dari teropongan Panglima Langit.

Artis cantik Iin Hermayani tengah diobati oleh Panglima Langit dan Ratna Listy dari gangguan mahluk halus. Foto: Ibra.

“Mahluk halusnya masih ada tuh, mengikuti di belakang Iin. Namanya Ratu Mira, Ia bawa pengawal yang tinggi gede dan menyeramkan serta seorang nenek,” ujar Panglima bicara apa adanya. Dan terlihat Iin wajahnya sedikit pucat ketakutan.

Namun dengan bijak Panglima langsung menenangkan hati Iin, ia bersama artis Ratna Listy langsung membersihkan badan Iin dan memagari agar tak dimasuki kembali tubuhnya oleh Siluman Laut. “Sekarang badan Iin sudah bersih dan insya Alloh tidak dimasuki lagi mahluk halus yang sempat merasuki tubuhnya,” terang Panglima beberapa saat kemudian yang langsung disambut wajah ceria dari Iin.

“Memang setiap artis yang menokohkan jadi hantu, siluman atau sejenisnya, seringkali dimasuki tokoh yang diperankan. Sebaiknya sebelum suting si artis banyak berdoa dulu, agar tidak sampai kesurupan,” saran Panglima.

“Benar itu, kalau kita berperan jadi mahluk halus, setidaknya kita ijin dulu dengan yang punya wilayah. Kulo nuwon dulu bahasa Jawanya. Tujuannya biar kita aman dan tidak ikut diganggu,” timpal Ratna Listy ikut menasehati Iin yang langsung diaamiini Iin tanda setuju dengan nasehat Ratna dan Panglima Langit.

Iin mengakui saat ia dirias dengan wajah siluman jelang suting film 11:11 Apa Yang Kau Lihat? produksi Layar Production dan Sinema Delapan, seakan ia bisa merasakan tubuhnya jadi berbeda dan ketika bercermin seolah ia melihat sendiri bahwa tokoh siluman yang dia perankan memang seperti itu bentuknya.

Adegan film 11:11 Apa Yang Kau Lihat? Foto: Ist.

Iin pun merasa bersyukur lakon itu bisa dimainkan dengan baik. “Alhamdulillah peran jadi siluman meskipun baru pertamakali dimainkan bisa saya jalani. Andai suatu hari nanti dapat lagi peran yang serupa, saya siap memainkannya kembali,” pungkas Iin.

SINOPSIS FILM 11:11 Apa Yang Kau Lihat?

Di sebuah laut di lepas pantai Tanjung Biru, bulan purnama menyinari. Tampak sebuah kapal misterius. Dua orang perampok duduk di atas kapal. Mereka melihat jam dengan gelisah. Tampak jam menunjukkan 11:11. Sekarang saatnya mereka menyelam. Tanpa mereka sadari, jam mereka berhenti berdetak di jam 11:11. Setelah mereka menyelam, mereka seperti hilang ditelan laut. Begitu pula seorang wanita bernama Dewi yang memiliki seorang anak bernama Galih, yang menjadi penjaga situs di Tanjung biru.

10 tahun kemudian…
Rendy Kejaenet dan Twindy Rarasati dalam adegan film 11:11 Apa Yang Kau lihat? Foto: ist.

Galih, sekarang adalah seorang mahasiswa, Galih senang mengunjungi berbagai lokasi di Indonesia untuk diving dan mendalami kecintaannya terhadap laut. Galih adalah anak dari Dewi seorang aktivis konservasi alam yang menghilang saat sedang melakukan pekerjaannya. Satu-satunya peninggalan ibu Galih yang masih tersisa, adalah sebuah Kalung etnik dengan simbol yang unik.

Galih memiliki 3 sahabat, mereka adalah MARTIN, seorang cowok tampan petualang; OZAN, yang ceroboh dan selalu ingin tahu; dan VANIA, seorang gadis vlogger yang cantik mereka memiliki hobi yang sama yaitu Diving.

Suatu hari Martin mengajak mereka ke sebuah situs misterius di daerah Tanjung Biru, berdasarkan peta yang ditemukannya. Dari sinilah petualangan ke 4 anak muda ini dimulai dengan beberapa kejadian misterius yang konon pulau tersebut, dihuni para siluman laut, hingga mereka dapat memecahkan misteri dari situs kapal di daerah Karang Hiu di kepulauan Tanjung Biru.

TIM FILM 11:11

EKSEKUTIVE PRODUCER : Fitrin Hapsari Sukainah &
Kei Ratnasari
PRODUCER : Alfani Wiryawan
C0- PRODUCER : Yanti Basamondo
ASSOCIATE PRODUCER : Rangga Wijaya
SUTRADARA : ANDI M
PENULIS : BASKORO
PENATA KAMERA : Rama Hermawan
LINE PRODUCER : Nancy Sinatra Simangunsong
CAST: Rendy Kejaenet, Twindy Rarasati, Bayu Anggara, Fauzan Smith, Toriq, Lady Nayoan, Iin Hermayani dan lain-lain.
Rilis Film : November 2018
Lokasi shooting : Lampung dan Jakarta.

 

 

Leave a Reply

Be the First to Comment!

avatar
  Subscribe  
Notify of