Beranda Film Behind The Scene Mantan Menkopolhukam Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhy Purdijatno Dukung Film Enak Tho...

Mantan Menkopolhukam Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhy Purdijatno Dukung Film Enak Tho Zamanku

88
0
BERBAGI
Ultah Ulangtahun ke 65 mantan Menkopolhukam Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhy Purdijatno, di Resto Scenic, Menara Sahid, Jakarta Selatan, Rabu (20/9/2017) malam. FotoL Kiki
Poster film Enak Tho Zamanku, Piye Kabre?. Foto: ist.

Jakarta, theatersatu.com: Film Enak tho Zamanku-Piye Kabare yang disutradarai Akhlis Suryapati, hampir selesai menjalani proses akhir. Rabu (20/9) Trailer dan Behind the Scene film tersebut dipertunjukkan pada acara Kumpul Syukur
selesainya produksi Enak tho Zamanku-Piye Kabare bersamaan dengan Ulangtahun ke 65 mantan Menkopolhukam Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhy Purdijatno, di Resto Scenic, Menara Sahid, Jakarta Selatan.

“Ya, kami berkumpul setelah pekerjaan utama selesai,” kata QDemank Sonny Pudjisasono, produser dari Midessa Pictures yang memproduksi film ini. “Alhamdulillah semua berjalan lancar, sekarang kami mempersiapkan film ini untuk segera bisa dinikmati oleh masyarakat.” lanjutnya dimana suting film ini butuh waktu 14 hari suting di Indramayu, Jawa Barat.

“Saya berharap film ini bermanfaat buat masyarakat,” kata Tedjo yang mendukung pembuatan film ini, bahkan saat suting perdana beberapa hari lalu di Indramayu, Jawa Barat, Tedjo hadir bersama sang isteri Yusfin yang hari kelahirannya hanya beda sehari dan malam itu pun dirayakan secara bersamaan.

QDemank Sonny melanjutkan dan berharap, film ini akan memberi pencerahan pada masyarakat dalam menyikapi kekuasaan, tanpa harus tendensius mengkultuskan zaman tertentu. Judulnya Enak tho Zamanku, bukan Enak Zamanku Tho. Bisa dibedakan frasanya. “Nah daripada bingung soal film Pengkhianatan G30S/PKI, maka film Enak tho Zamanku lebih jelas dan lugas nilai keberpihakannya pada moral. Tidak ada beban
sejarah. Lha wong film fiksi.” ucapnya.

Film Enak tho Zamanku-Piye Kabare disebut-sebut sebagai film yang multitafsir. Kemasannya sendiri mengusung genre drama action dan komedi, namun alur cerita, karakter para tokoh, serta adegan- adegan dan dialog-dialog dalam film ini, bisa cepat ditangkap sebagai simbol-simbol peristiwa yang
memaparkan kondisi tertentu dari sebuah kondisi sosial-politik kekinian.

“Tentu saja untuk menafsirkannya, hanya bisa setelah menyaksikan filmnya nanti,” kata Akhlis Suryapati, sang sutradara.

“Terlepas dari berbagai kemungkinan adanya penafsiran macam-macam, film ini sangat menghibur, seru, dan segar-berisi.” sambung Akhlis lagi.

Enak tho Zamanku-Piye Kabare dibintangi artis-artis muda yang sedang naik daun, seperti Ismi Melinda, Panji Addiemas, Ratu Erina, Eko Xamba, dan Ananda George. Mereka beradu akting dengan artis-artis senior seperti Soultan Saladin, Dolly Marten, Otig Pakis, Yurike Prastika, Riza Pahlawan.

Sejak dimulai syuting, film ini sudah mencuri perhatian karena judulnya yang mengambil frasa yang popular di masyarakat serta menjadi ungkapan yang identik dengan adanya kerinduan masyarakat terhadap tokoh Orde Baru Soeharto.

Ada yang menduga film ini membawa motivasi pencitraan dari kelompok tertentu. Untuk hal itu Akhlis Suryapati tertawa menangapi. “Bagus kalau misalnya ada pihak tertentu membiayai, apalagi kalau pihak Cendana,” katanya. “Sayangnya, sampai hari ini yang ada untuk biaya produksi adalah uang Bung Sonny (produser) ditambah dikit-dikit dari saya. Gagasan membuat film ini pun dari kami berdua, seneng karena judul dan ceritanya terasa asyik.” pungkasnya.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz