Beranda Show Times Now Playing Ular Tangga Film Yang diproduseri Bocah Berusia 14 Tahun

Ular Tangga Film Yang diproduseri Bocah Berusia 14 Tahun

387
0
BERBAGI
Poster film Ular Tangga
Wilson Tirta si Bocah 14 Tahun Jadi Produser film Nasional. Foto: Bento.
Wilson Tirta si Bocah 14 Tahun Jadi Produser film Nasional. Foto: Bento.

Jakarta, theatersatu.com: Satu lagi film horor dengan judul Ular Tangga, produksi perdana Lingkar Film, mulai hari ini, Kamis (9/3/2017), turut meramaikan pasar film nasional di bioskop. Unik dan sekaligus aneh tapi nyata, film Ular Tangga langsung diproduseri bocah 14 tahun, bernama Wilson Tirta. Maka wajarlah jika Wilson pada Selasa (7/3/2017) kemarin dinobatkan oleh MURI sebagai Eksekutif Produser Termuda untuk film nasional.

Meskipun terbilang masih bocah, faktanya Wilson bisa meracik dan sekaligus bekerjasama untuk membuat sebuah film, yang tidak saja menghibur tapi juga memberikan pesan moral, setidaknya untuk para pendaki gunung agar tidak sembarangan saat naik gunung. Begitu kesimpulan isi kisah film Ular Tangga yang menghadirkan Shareefa Danish, Vicky Monika, Ahmad Afandy, Fauzan Nasrul, Alessia Cestaro, Yova Gracia, Randa Septian, Egy Fedli dan Roy Marten.

Tepatnya, Film yang disutradarai Arie Aziz ini, berkisah tentang sekelompok tim pecinta alam yang ingin mendaki gunung. Fina salah satu dari mereka khawatir untuk melakukan perjalanan ini. Kekhawatirannya ini tak digubris oleh teman- temannya. Saat mereka diperjalanan tanpa mereka sadari, mereka berjalan menuju pohon tua yang angker dan rumah misterius di gunung. Disaat mereka ingin turun gunung segalanya sudah terlambat. Semua ini diawali dengan permainan kuno ular tangga yang terbuat dari kayu di bawah pohon angker.

Penemuan itu memunculkan kembali hantu yang sangat berbahaya. Hantu yang penuh kemarahan karena pohon angker yang menjadi tempat tinggalnya dirusak pada masa lalu. Seseorang telah memotong cabang pohon tersebut dan membuatnya menjadi ukiran permainan ular tangga. Peristiwa terkutuk yang memakan korban jiwa, akhirnya terjadi di masa lalu.

Fina berusaha menyelamatkan teman-temannya. Berhasilkah Fina melawan hantu tersebut, atau dia sendiri yang harus mengorbankan diri untuk menyelamatkan teman-temannya? Fina tak menyadari, hantu itu terlalu kuat untuk dilawannya. Tapi Fina tak punya pilihan lain, selain mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan teman-temannya.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz